Microcontroller menggunakan daya yang kecil (Low WATT) karena memang lebih difungsikan untuk perangkat yang bersifat mobile. Microcontroller dapat bekerja pada clock rendah 4KHz. dan dapat diprogram dengan berbagai macam bahasa pemrograman. Microcontroller hampir sama dengan microprocessor namun lebih praktis karena fiturnya yang lebih lengkat tanpa harus menggunakan module tambahan dalam hal yang mudah.
Bentuk AVR

